Category: Bisnis


Tiga Tipe Pebisnis Masa Kini


Kompetisi bisnis semakin hari semakin ketat. Hal ini dikarenakan banyak bermunculan pebisnis-pebisnis pemula, terutama pebisnis online. Lihat saja saat ini ada banyak sekali orang-orang yang membuka olshop dan menawarkan produk-produk yang sejatinya mirip, begitu juga dengan harganya. Kompetisi yang ketat inilah yang membuat para pebisnis bisa menunjukkan pebisnis seperti apa mereka jika ingin terus bertahan dan mengalahkan kompetitornya. Btw, ada banyak tipe pebisnis masa kini yang bisa dipelajari, dicontoh, atau bahkan dihindari dan tiga di antara tipe tersebut adalah:

Peniru

Sudah pasti tahu ya pebisnis dengan tipe ini seperti apa. Yap, pebisnis tipe peniru kebanyakan tidak memiliki ide atau kreatifas seperti yang lainnya. Entah dikarenakan mereka malas mikir atau memang tidak punya ide sama sekali. Mereka selalu mengikuti kompetitor mereka yang dianggap jaya, top, dan keren. Sebagai contoh, jika kompetitor mereka berjualan pakaian muslim, mereka pun yang tadinya menjual pakaian anak-anak akan beralih ke pakaian muslim. Selain itu, ketika pesaing mereka menawarkan potongan harga atau harga promo, mereka pun melakukan hal yang sama. Sebagian dari pebisnis tipe ini mampu bertahan untuk waktu yang cukup lama tapi sebagian lainnya terpaksa harus angkat kaki dari dunia perbisnisan karena kebangkrutan yang dialami. Hal ini bisa terjadi karena mereka terus mengikuti apa yang dilakukan saingan bisnis mereka sehingga ketika saingan mereka failed, mereka pun ikutan failed.

Pemodifikasi

Nah, tipe pebisnis yang seperti ini yang wajib dicontoh. Sayangnya, di era yang maju seperti saat ini, hanya segelintir pebisnis yang memiliki tipe seperti ini. Pebisnis seperti ini sangat mahir menciptakan sesuatu yang baru dan lebih menarik dibandingkan pebisnis lainnya. Misalnya, jika pesaing bisnis mereka menawarkan kripik pisang rasa coklat, mereka akan memodifikasi produk tersebut dan menyediakan kripik dengan berbagai ragam rasa, seperti vanilla, madu, melon, dan lain sebagainya. Begitu juga, jika mereka bergelut di bisnis pakaian muslim, mereka tidak hanya menyediakan pakaian muslim untuk satu jenis saja tapi beragam jenis, mulai dari yang super keren sampai yang biasa-biasa saja. Bahkan mereka juga bisa menjahit dan membuat pakaian muslim hasil kreasi sendiri. Memang terdengar menyenangkan tapi menjadi pebisnis dengan tipe ini tidaklah mudah. Mengapa? Dibutuhkan kreatifitas dan kejelian dalam melihat peluang. Selain itu, diharapkan juga untuk memiliki banyak ide-ide menarik agar bisa memodifikasi produk menjadi sesuatu yang fresh dan menarik untuk para buyer.

Penerus

Tipe pebisnis yang satu ini cenderung tidak mencontoh atau memodifikasi karena mereka hanya meneruskan apa yang sudah ada dan dijalankan selama ini. Ini berarti bahwa sudah ada orang sebelumnya yang menjalankan bisnis dan mereka hanya meneruskan saja. Misalnya, jika keluarganya berbisnis keperluan sekolah, mereka hanya perlu terus menyediakan pakaian sekolah sesuai permintaan pasar. Tipe ini terbilang “main aman”, mereka tidak mau mencoba atau mencontoh sesuatu yang baru atau berbeda yang saat ini. Memang tipe ini cukup bagus tapi ketika apa yang mereka lanjutkan tersebut kalah bersaing, besar kemungkinan mereka akan kesulitan untuk menjalankan bisnis mereka. Jika mereka tidak segera berbenah dan belajar dari berbagai sumber, bisa dipastikan bisnis mereka akan failed dan akhirnya bangkrut.

Apakah Anda seorang pebisnis? Jika iya, seperti apa tipe Anda? Apapun jawabannya, selalu lakukan yang terbaik agar bisnis Anda tidak mengalami kegagalan, oke!


Kiat Menjaga Eksistensi Usaha


Menjaga eksistensi usaha realitanya tidak semudah memulai usaha dari nol. Apalagi di tengah pesatnya persaingan bisnis saat ini yang ditandai dengan semakin banyaknya pedagang baru yang bermunculan yang menawarkan produk homogen. Tak sedikit pelaku bisnis yang kecewa manakala bisnis yang digelutinya mengalami penurunan keuntungan hingga kebangkrutan. Oleh karenanya, para pelaku usaha dituntut memiliki strategi yang tepat agar bisnis bisa bertahan dalam jangka panjang. Di bawah ini ada beberapa kiat sukses menjaga eksistensi usaha:

Terus inovasi produk

Inovasi produk harus terus dilakukan oleh pelaku bisnis jika tidak ingin bisnis gulung tikar. Dengan terus melakukan inovasi baik dengan cara menambahkan manfaat, warna, rasa, atau ukuran, mengubah bentuk, maupun menggabungkan produk satu dengan produk lainnya, diharapkan dapat menciptakan kepuasan konsumen. Supaya inovasi produk berhasil, hendaknya memenuhi dua syarat berikut:

  • Menjadi solusi permasalahan konsumen. Ketika produk menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi konsumen, produk akan berhasil mencuri perhatian konsumen. Bagusnya lagi akan loyalitas dalam diri mereka akan tercipta. Keberadaan mereka sejatinya memberikan keuntungan jangka panjang jadi usaha.
  • Mengikuti perkembangan pasar. Kebutuhan pasar selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Apabila ingin usaha dilirik oleh konsumen baru dan pelanggan bisa bertahan, tidak lain dengan menciptakan produk baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Perluas jaringan usaha

Para pelaku bisnis penting memperluas jaringan usaha. Ketika memiliki jaringan usaha yang luas, pebisnis memiliki peluang kerjasama modal bahkan memudahkan dalam pemasaran sehingga tujuan membuat bisnis bertahan bahkan berkembang dapat terwujud. Pertanyaannya, bagaimana cara memperluas jaringan usaha? Dengan cara berikut:

  • Perlakukan setiap orang yang ditemui dengan baik. Untuk memperluas jaringan usaha, pebisnis tidak boleh pandang bulu. Pebisnis harus menganggap bahwa setiap orang yang ditemui penting sehingga harus diperlakukan dengan cara yang baik & sopan.
  • Gabung dengan komunitas tertentu. Jangan ragu untuk bergabung dengan komunitas tertentu. Dengan bergabung, peluang untuk mengenal lebih banyak orang akan semakin besar.
  • Manfaatkan sosial media. Hampir setiap orang telah memiliki akun sosial media. Tak heran jikalau sosial media menjadi salah satu media efektif untuk memperluas jaringan usaha.
  • Adakan seminar. Mengadakan seminar yang diperlukan masyarakat luas juga bisa dilalukan supaya jaringan usaha semakin meluas. Bila perlu adakan seminar gratis sehingga bisa diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat.

Harus menggencarkan promosi

Membuat bisnis bisa bertahan berarti harus berupaya untuk meningkatkan penjualan. Untuk mewujudkannya, pelaku bisnis harus menggencarkan promosi. Promosi yang gencar akan membuat produk menjadi top of mind. Artinya, produk akan menjadi yang pertama kali terlintas di benak konsumen sehingga tingkat penjualan produk akan konsisten bahkan meningkat dari waktu ke waktu. Mahalnya biaya promosi jangan jadikan alasan untuk tidak berpromosi karena ada cara untuk menghemat biaya promosi misalnya dengan memanfaatkan media online yang bisa dibuat dengan gratis.

Upaya lainnya supaya bisa bertahan di tengah persaingan bisnis adalah dengan mengamati gerakan kompetitor. Cari tahu upaya apa saja yang mereka lakukan untuk bisa bersaing di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Jadikan gerakan kompetitor sebagai patokan & motivasi dalam membuat strategi usaha baru sehingga tidak tertinggal oleh kompetitor.





October 2017
M T W T F S S
« Sep    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031