Sudah Bayar Premi Asuransi Mobil tapi Klaim Tetap Ditolak, Kok Bisa?


Mengendarai mobil yang sudah diansuransikan akan membuat perjalankan lebih nyaman karena mobil sudah mendapatkan perlindungan dari perusahaan asuransi. Namun, sebagai seorang nasabah asuransi mobil Anda memiliki kewajiban yang harus dipenuhi yaitu membayar premi asuransi. Ini terkait bila Anda tidak membayar premi asuransi, bisa jadi saat mengajukan klaim maka klaim akan ditolak. Kendati demikian, tidak sedikit juga nasabah asuransi merasa kecewa kepada perusahaan asuransi ketika mengajukan klaim asuransi meski sudah membayar premi. Marahnya atau kecewanya nasabah asuransi karena biaya premi sudah dibayar tapi klaim tetap ditolak. Ada juga nasabah yang memutuskan mengambil jalan hukum demi mendapatkan ganti rugi dari pihak asuransi. Ada baiknya sebelum Anda mengambil jalan hukum, ketahui terlebih dahulu syarat-syarat dan hal-hal yang bisa sebabkan klaim ditolak. Ini bisa jadi mengapa klaim asuransi mobil Anda kok bisa tetap ditolak meskipun sudah bayar premi asuransi.

Batas waktu pengajuan klaim telah habis

Mungkin Anda bertanya-tanya, kok bisa premi yang sudah dibayar tetap membuat klaim ditolak? Tentu saja bisa, karena sebagai nasabah asuransi selain bertanggung jawab membayar premi asuransi, Anda harus mematuhi prosedur atau syarat-syarat pengajuan klaim. Bisa jadi yang membuat klaim tetap ditolak walapun sudah membayar premi dikarenakan melangar peraturan. Waktu pengajuan klaim menjadi salah satu syarat atau prosedur yang harus dipenuhi oleh Anda. Jika klaim yang diajukan telah habis batas waktu, pihak asuransi mobil memilih hak untuk menolak pengajuan klaim Anda  meskipun dengan alasan sudah membayar premi asuransi jutaan rupiah. Jadi, bagi yang memiliki mobil dan terjadi hal buruk pada mobil segera mungkin mengajukan klaim karena pengajuan klaim untuk asuransi mobil terbatas yaitu hanya 3 × 24 jam, lewat dari sana tidak akan diterima.

Klaim yang diajukan tidak sesuai

Alasan kedua yang bisa membuat klaim asuransi mobil tetap ditolak meskipun sudah membayar premi asuransi yaitu dikarenakan klaim yang diajukan tidak sesuai. Bagaimana bisa perusahaan asuransi menerima kliam Anda jika klaim yang diajukan tidak sesuai dengan isi polis. Karena, pihak asuransi akan mencocokan isi polis dengan apa yang sudah dilaporkan. Jika isi klaim tidak sesuai isi polis, besar kemungkinan klaim tetap ditolak. Misal, Anda mengajukan klaim dan isinya mobil mengalami kerusakan tapi rusaknya mobil akibat melagar lalu lintas, maka perusahaan asuransi akan menolak. Hal ini dikarenakan pihak asuransi tidak akan bertanggung jawab atas masalah karena musibah tidak masuk dalam polis. Pastikan terlebih dahulu bahwa masalah yang diajukan merupakan masalah yang sudah terdaftar di dalam polis asuransi. Ini bertujuan agar premi yang sudah dibayar tidak percuma-cuma saja.

Dokumen pengajuan tidak lengkap

Dokumen-dokumen yang diajukan akan menjadi tanda bukti dan bisa mempermudah Anda saat pengajuan klaim. Adapun dokumen-dokumen yang harus dilengkapi saat pengajuan klaim asuransi mobil diantaranya formulir pengajuan klaim, fotokopi polis asuransi yang dimiliki, fotokopi SIM, fotokopi STNK, dan surat keterangan dari kepolisian. Bila dokumen pengajuan klaim Anda tidak lengkap, ini yang bisa membuat klaim tetap ditolak meski sudah bayar premi asuransi.

Dari pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa membayar premi asuransi mobil saja tidak cukup untuk membuat klaim agar tidak ditolak tapi harus didukung dengan hal-hal yang lainnya. Oleh karena itu, patuhilah apa yang sudah menjadi kesepakatan di awal Anda sebagai nasabah.


Tiga Tipe Pebisnis Masa Kini


Kompetisi bisnis semakin hari semakin ketat. Hal ini dikarenakan banyak bermunculan pebisnis-pebisnis pemula, terutama pebisnis online. Lihat saja saat ini ada banyak sekali orang-orang yang membuka olshop dan menawarkan produk-produk yang sejatinya mirip, begitu juga dengan harganya. Kompetisi yang ketat inilah yang membuat para pebisnis bisa menunjukkan pebisnis seperti apa mereka jika ingin terus bertahan dan mengalahkan kompetitornya. Btw, ada banyak tipe pebisnis masa kini yang bisa dipelajari, dicontoh, atau bahkan dihindari dan tiga di antara tipe tersebut adalah:

Peniru

Sudah pasti tahu ya pebisnis dengan tipe ini seperti apa. Yap, pebisnis tipe peniru kebanyakan tidak memiliki ide atau kreatifas seperti yang lainnya. Entah dikarenakan mereka malas mikir atau memang tidak punya ide sama sekali. Mereka selalu mengikuti kompetitor mereka yang dianggap jaya, top, dan keren. Sebagai contoh, jika kompetitor mereka berjualan pakaian muslim, mereka pun yang tadinya menjual pakaian anak-anak akan beralih ke pakaian muslim. Selain itu, ketika pesaing mereka menawarkan potongan harga atau harga promo, mereka pun melakukan hal yang sama. Sebagian dari pebisnis tipe ini mampu bertahan untuk waktu yang cukup lama tapi sebagian lainnya terpaksa harus angkat kaki dari dunia perbisnisan karena kebangkrutan yang dialami. Hal ini bisa terjadi karena mereka terus mengikuti apa yang dilakukan saingan bisnis mereka sehingga ketika saingan mereka failed, mereka pun ikutan failed.

Pemodifikasi

Nah, tipe pebisnis yang seperti ini yang wajib dicontoh. Sayangnya, di era yang maju seperti saat ini, hanya segelintir pebisnis yang memiliki tipe seperti ini. Pebisnis seperti ini sangat mahir menciptakan sesuatu yang baru dan lebih menarik dibandingkan pebisnis lainnya. Misalnya, jika pesaing bisnis mereka menawarkan kripik pisang rasa coklat, mereka akan memodifikasi produk tersebut dan menyediakan kripik dengan berbagai ragam rasa, seperti vanilla, madu, melon, dan lain sebagainya. Begitu juga, jika mereka bergelut di bisnis pakaian muslim, mereka tidak hanya menyediakan pakaian muslim untuk satu jenis saja tapi beragam jenis, mulai dari yang super keren sampai yang biasa-biasa saja. Bahkan mereka juga bisa menjahit dan membuat pakaian muslim hasil kreasi sendiri. Memang terdengar menyenangkan tapi menjadi pebisnis dengan tipe ini tidaklah mudah. Mengapa? Dibutuhkan kreatifitas dan kejelian dalam melihat peluang. Selain itu, diharapkan juga untuk memiliki banyak ide-ide menarik agar bisa memodifikasi produk menjadi sesuatu yang fresh dan menarik untuk para buyer.

Penerus

Tipe pebisnis yang satu ini cenderung tidak mencontoh atau memodifikasi karena mereka hanya meneruskan apa yang sudah ada dan dijalankan selama ini. Ini berarti bahwa sudah ada orang sebelumnya yang menjalankan bisnis dan mereka hanya meneruskan saja. Misalnya, jika keluarganya berbisnis keperluan sekolah, mereka hanya perlu terus menyediakan pakaian sekolah sesuai permintaan pasar. Tipe ini terbilang “main aman”, mereka tidak mau mencoba atau mencontoh sesuatu yang baru atau berbeda yang saat ini. Memang tipe ini cukup bagus tapi ketika apa yang mereka lanjutkan tersebut kalah bersaing, besar kemungkinan mereka akan kesulitan untuk menjalankan bisnis mereka. Jika mereka tidak segera berbenah dan belajar dari berbagai sumber, bisa dipastikan bisnis mereka akan failed dan akhirnya bangkrut.

Apakah Anda seorang pebisnis? Jika iya, seperti apa tipe Anda? Apapun jawabannya, selalu lakukan yang terbaik agar bisnis Anda tidak mengalami kegagalan, oke!


Cek Ini sebelum Beli Asuransi Mobil


Ingin berkendara tanpa kendala, memperoleh rasa aman dan nyaman selama di perjalanan, asuransi jawabannya. Jika mobil kesayangan tiba-tiba mogok di tengah jalan, nasabah bisa menghubungi pihak asuransi untuk mendapat bantuan. Begitu pula halnya ketika terjadi kemalangan yang menyebabkan mobil penyok, kendaraan bisa diperbaiki tanpa harus mengeluarkan biaya besar. Asuransi mobil sudah terkenal cukup populer bahkan menjadi prioritas sebagian besar orang. Dengan memilih jenis perlindungan yang sesuai kebutuhan serta keuangan, asuransi telah dapat dimanfaatkan untuk kenyamanan berkendara. Namun, sebelum memiliki asuransi mobil tak lepas dari beberapa hal-hal penting agar nantinya asuransi bisa menjadi solusi untuk masalah kendaraan kesayangan. Berikut hal-hal penting yang harus dicek:

Nama baik perusahaan

Harapan memiliki asuransi ialah memperoleh rasa aman dan nyaman dalam berkendara. Selain itu juga bertujuan untuk mengamankan finansial dari kejadian tak terduga. Perusahaan asuransi di Indonesia cukup banyak namun dengan kebijakan yang belum tentu sama. Pentingnya mengecek nama baik perusahaan agar asuransi yang telah dibeli dapat dimanfaatkan sesuai harapan tersebut. Salah satu contohnya dari layanan, respon yang cepat dapat memberikan kemudahan bagi nasabah untuk mengklaim asuransi. Pelayanan menjadi satu hal penting agar manfaat asuransi dengan mudah diperoleh.

Mengecek nama baik perusahaan tak hanya dari sejarah atau perkembangannya, akan tetapi juga bisa melalui para nasabah (testimoni). Dari ulasan yang diperoleh dapat diketahui bagaimana pelayanan yang diberikan perusahaan, apakah memuaskan atau justru kurang. Hal ini pastinya menyangkut nama baik perusahaan, jika rata-rata nasabah merasa senang tentu citra perusahaan akan bagus sedangkan apabila banyak nasabah yang kecewa citra perusahaan bisa tercemar. Untuk mendapat yang tepat, jangan lupa mengcek terlebih dahulu reputasi badan usaha yang ingin dipilih.

Bengkel rekanan

Berbicara soal asuransi mobil, bengkel rekanan juga merupakan salah satu aspek penting yang perlu dipertimbangkan. Pasalnya, semakin banyak bengkel rekanan perusahaan maka akan semakin memberi kemudahan dalam perbaikan mobil. Bayangkan kalau di beberapa daerah tersedia banyak bengkel rekanan perusahaan, tentu tinggal pilih sesuai keinginan atau juga lokasi terdekat. Namun sebaliknya, kalau bengkel rekanan hanya berada di beberapa wilayah bukan tidak mungkin kesulitan untuk dijangkau, terlebih tanpa tersedianya mobil derek sebagai fasilitas perusahaan. Oleh karena itu, bengkel rekanan disarankan agar dicek sebelum membeli untuk memperoleh kepuasan dalam memiliki produk asuransi.

Persyaratan dan prosedur

Saat hendak membeli asuransi mobil, wajib memperhatikan dengan jeli persyaratan dan prosedur yang diberlakukan perusahaan. Seperti halnya untuk klaim asuransi, persyaratan dan prosedur mesti diikuti dengan baik dan benar agar klaim yang diajukan dapat diproses sesuai harapan. Jika tidak sesuai ketentuan, bukan tak mungkin klaim akan gagal. Cek apakah proses klaim yang harus diikuti ribet atau memudahkan. Tentu akan lebih nyaman dengan menemukan perusahaan yang memberikan kemudahan dan pelayanan maksimal,baik itu dalam hal pengajuan klaim yang melayani selama 24 jam maupun juga syarat-syarat yang harus dipenuhi nasabah terkait klaim yang diajukan. Maka dari itu, persyaratan dan prosedur termasuk dalam salah satu kategori penting untuk dicek.

Selain beberapa hal penting di atas, nilai premi juga wajib diperhitungkan setelah memilih jenis perlindungan dan menambah proteksi. Hal ini bermanfaat untuk merencanakan keuangan dengan sehat dan aman. Nikmati perjalanan yang nyaman dan aman dari beragam hal tak terduga dengan asuransi mobil.


Kiat Menjaga Eksistensi Usaha


Menjaga eksistensi usaha realitanya tidak semudah memulai usaha dari nol. Apalagi di tengah pesatnya persaingan bisnis saat ini yang ditandai dengan semakin banyaknya pedagang baru yang bermunculan yang menawarkan produk homogen. Tak sedikit pelaku bisnis yang kecewa manakala bisnis yang digelutinya mengalami penurunan keuntungan hingga kebangkrutan. Oleh karenanya, para pelaku usaha dituntut memiliki strategi yang tepat agar bisnis bisa bertahan dalam jangka panjang. Di bawah ini ada beberapa kiat sukses menjaga eksistensi usaha:

Terus inovasi produk

Inovasi produk harus terus dilakukan oleh pelaku bisnis jika tidak ingin bisnis gulung tikar. Dengan terus melakukan inovasi baik dengan cara menambahkan manfaat, warna, rasa, atau ukuran, mengubah bentuk, maupun menggabungkan produk satu dengan produk lainnya, diharapkan dapat menciptakan kepuasan konsumen. Supaya inovasi produk berhasil, hendaknya memenuhi dua syarat berikut:

  • Menjadi solusi permasalahan konsumen. Ketika produk menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi konsumen, produk akan berhasil mencuri perhatian konsumen. Bagusnya lagi akan loyalitas dalam diri mereka akan tercipta. Keberadaan mereka sejatinya memberikan keuntungan jangka panjang jadi usaha.
  • Mengikuti perkembangan pasar. Kebutuhan pasar selalu mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Apabila ingin usaha dilirik oleh konsumen baru dan pelanggan bisa bertahan, tidak lain dengan menciptakan produk baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Perluas jaringan usaha

Para pelaku bisnis penting memperluas jaringan usaha. Ketika memiliki jaringan usaha yang luas, pebisnis memiliki peluang kerjasama modal bahkan memudahkan dalam pemasaran sehingga tujuan membuat bisnis bertahan bahkan berkembang dapat terwujud. Pertanyaannya, bagaimana cara memperluas jaringan usaha? Dengan cara berikut:

  • Perlakukan setiap orang yang ditemui dengan baik. Untuk memperluas jaringan usaha, pebisnis tidak boleh pandang bulu. Pebisnis harus menganggap bahwa setiap orang yang ditemui penting sehingga harus diperlakukan dengan cara yang baik & sopan.
  • Gabung dengan komunitas tertentu. Jangan ragu untuk bergabung dengan komunitas tertentu. Dengan bergabung, peluang untuk mengenal lebih banyak orang akan semakin besar.
  • Manfaatkan sosial media. Hampir setiap orang telah memiliki akun sosial media. Tak heran jikalau sosial media menjadi salah satu media efektif untuk memperluas jaringan usaha.
  • Adakan seminar. Mengadakan seminar yang diperlukan masyarakat luas juga bisa dilalukan supaya jaringan usaha semakin meluas. Bila perlu adakan seminar gratis sehingga bisa diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat.

Harus menggencarkan promosi

Membuat bisnis bisa bertahan berarti harus berupaya untuk meningkatkan penjualan. Untuk mewujudkannya, pelaku bisnis harus menggencarkan promosi. Promosi yang gencar akan membuat produk menjadi top of mind. Artinya, produk akan menjadi yang pertama kali terlintas di benak konsumen sehingga tingkat penjualan produk akan konsisten bahkan meningkat dari waktu ke waktu. Mahalnya biaya promosi jangan jadikan alasan untuk tidak berpromosi karena ada cara untuk menghemat biaya promosi misalnya dengan memanfaatkan media online yang bisa dibuat dengan gratis.

Upaya lainnya supaya bisa bertahan di tengah persaingan bisnis adalah dengan mengamati gerakan kompetitor. Cari tahu upaya apa saja yang mereka lakukan untuk bisa bersaing di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Jadikan gerakan kompetitor sebagai patokan & motivasi dalam membuat strategi usaha baru sehingga tidak tertinggal oleh kompetitor.





October 2017
M T W T F S S
« Sep    
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031